Islam Di Burkina Faso (d/h Upper Volta)

Burkina Faso dahulu dikenal dengan Upper Volta, adalah sebuah negara kecil berada di dataran tinggi tak berpantai di Afrika Barat, termasuk dalam untaian negara-negara Sahel, berbatasan dengan Mali, Niger, Benin, Togo, Ghana dan Pantai Gading. Burkina Faso terkenal dengan negara banyak suku (60) dan banyak kerajaan, namun mempunyai sejarah panjang untuk bersatu dan merebut kemerdekaan. Bekas imperium Sudan di Ghana maupun Islam pernah berjaya di Burkina Faso. Mempunyai kepadatan penduduk yang tinggi disertai miskin sumberdaya alam, membuat sebagian besar penduduk bermigrasi ke luar negeri.

Dengan wilayah seluas 274.200 km2, sedikit lebih luas dari Colorado, Amerika Serikat, beriklim tropic dan kering, mempunyai dua musim, yaitu musim kering (Nopember-Mei), dan musim hujan (Juni-Oktober). Dihuni sekitar 13.574.820 orang, terdiri dari suku asli Afrika, yaitu Mossi (anak suku bangsa Volta) , Mande dan Fulani. Suku Mossi dan Mande terbagi dalam puluhan anak suku yang tersebar di seluruh Burkina Faso. Angka pertumbuhan penduduk, rata-rata 2,57% per-tahun, angka kelahiran 44,46 per-1000, dan angka kematian 18,79 per-1000. Agama Islam dianut sekitrar 50%, Kristen 10% dan animis 40%. Bahasa nasional mereka adalah Perancis, di samping bahasa setempat, yaitu Moore, Dioula dan Peul.

Ekonomi
Burkina Faso dikategorikan sebagai negara termiskin di dunia, dan sangat bergantung pada pertanian. Sumberdaya alam dengan volume sangat sedikit, antara lain berasal dari emas, perak, bauxite, batukapur, tembaga, mangan, marmer, seng dan posfat. Oleh karena ekonomi domestic yang tak berkembang dengan baik, Burkina Faso mendevaluasi matangnya (CFA) pada Januari 1994 dan 1996, dengan rata-rata 5,9%. Karena kesulitan ekonomi ini pula, banyak Burkinabe (sebutan bagi penduduk Burkina Faso) berimigrasi ke luar negeri, terbanyak ke Pantai Gading, bekerja di perkebunan-perkebunan. Belakang hari, para Burkinabe (mayoritas Muslim) mendominasi Pantai Gading bagian Utara, dan mendesak suku asli Pantai Gading, dan pada gilirannya menyulitkan hubungan kedua Negara, Burkina Faso dan Pantai Gading. Mempunyai angka pertumbuhan rata-rata minus 5,2% dan inflasi 1,9%, Burkina Faso sebenarnya termasuk negara yang stabil dalam pengembangan perekonomiannya. Jumlah angkatan kerja sebanyak 5 juta orang, yang diserap oleh sector pertanian sebanyak 90% serta industri dan jasa 10%. Hasil pertanian berkisar pada kapas, kacang, wijen, sorgum, beras, jagung dan ternak. Sedangkan hasil industri berkisar pada kain katun, minuman, produk pertanian, sabun, rokok, tekstil dan emas. Hasil komoditi yang dieksport adalah kapas, ternak dan emas. Tujuan eksport adalah Singapore, China, Thailand, Italia, India, Colombia, Ghana, Perancis, dan Niger. Sedangkan komoditi yang diimport adalah bahan bakar, bahan makanan, dan capital good. Komoditi import berasal dari Perancis, Pantai Gading, Togo dan Belgia. Indonesia belum termasuk di dalamnya. Mata uang yang digunakan adalah CFA Frank (XOF). US $ 1,- seharga 581,2 XOF.

Sejarah Pemerintahan
Republic of Burkina Faso, dahulu dikenal dengan Republic of Upper Volta, dengan ibukotanya OUAGADOUGOU, terbagi dalam 45 propinsi. Sejak abad ke-11 sampai dengan akhir abad ke-19, Burkina Faso didominasi oleh kerajaan Mossi, salah satu suku terbesar, selama berabad-abad mempertahankan kepercayaan animismenya dari usaha pemurtadan pindah ke agama Islam dari suku-suku yang datang dari utara. Perancis mulai menancapkan kukunya di Burkina Faso, ketika Voulet Charmoine, orang Perancis pertama yang menaklukkan Negara tersebut pada tahun 1896. Pada tahun 1904, Burkina Faso dijadikan koloni Perancis dan diintegrasikan dengan dua negara lainnya yaitu Senegal dan Niger, dengan nama Haut-Senegal-Niger. 15 tahun kemudian, koloni ini pecah, dan akhirnya Haut menjadi Upper Volta. Pada tanggal 11 Desember 1958 menjadi Republik Upper Volta, dan akhirnya mendapatkan kemerdekaan dari Perancis pada tanggal 5 Agustus 1960.

Sebagai Presiden pertama adalah Maurice Yameogo, seorang pejuang dan tokoh partai Voltaic Democratic Union. Pada tanggal 3 Jaunari 1966, terjadi kudeta pertama di Burkina Faso oleh militer, dan pada tanggal 4 Juni 1966, Jendral Abubakar Sangoule Lamizana ditunjuk sebagai Presiden kedua. Jendral Abubakar berkuasa hingga tahun 1980. Pada tanggal 25 Nopember 1980 terjadi kudeta (berdarah) kedua, yang dilakukan oleh Kolonel Saye Zerbo, namun hanya bertahan selama dua tahun, ketika Zerbo dikudeta oleh Mayor Dr. Jean-Baptiste Ouedraogo pada tanggal 7 Nopember 1982. Lagi-lagi pemerintahan Ouedraogo tak berumur panjang, ketika pada tanggal 4 Agustus 1983, para perwira muda beraliran Marxist yang dikomandoi oleh Kapten Thomas Sankara melakukan kudeta terhadap Jendral Ouedraogo. Thomas Sankara dianggap oleh bangsa Burkina Faso sebagai pemimpin yang karismatik, karena pada tanggal 4 Agustus 1984, merubah nama Upper Volta menjadi Burkina Faso, yang berarti ‘negara bebas dan didiami orang yang bermartabat dan gagah perkasa’.

Pemerintahan Sankara hanya bertahan selama 3 tahun, karena pada tanggal 15 Oktober 1987 Sankara terbunuh dalam kudeta yang dibangun oleh Kapten Blaise Compaore. Blaise Compaore yang akhirnya membangun demokrasi dan masih bertahan sampai saat ini sebagai presiden Burkina Faso.

Perkembangan Islam di Burkina Faso
Islam datang ke Afrika Barat dalam 3 (tiga) gelombang. Pertama pada abad ke-9 ketika bangsa Berber Afrika Utara menyebarkan Islam ke kerajaan Ghana. Kedua pada abad ke-13, ketika kerajaan Mali terbentuk dan menyebarkan Islam ke seluruh Sabana di Afrika Barat sampai dengan abad ke-18. Terakhir pada abad ke-19 ketika seorang pahlawan muslim Mali, yaitu Samore Toure menyebarkan Islam ke arah selatan Afrika. Islam masuk ke Burkina Faso pada gelombang kedua, dan suku bangsa Fulani mempunyai peran penting dalam menyebarkan Islam di Burkina Faso. Penyebaran Islam di Burkina Faso melalui dua kombinasi, yaitu ‘perang dan perdagangan’. Karena pada kenyataannya, suku Mossi sebagai suku terbesar di Burkina Faso, memang sangat gigih mempertahankan animismenya hingga abad ke-19. Pemerintahan suku Mossi memang pada awalnya menentang penyebaran Islam di Burkina Faso, namun pada akhirnya sebagian besar dari mereka memeluk Islam.

Hal ini terbukti, ketika pemerintah Burkina Faso mengadakan sensus penduduk pada tahun 1996, komposisi penganut agama di Burkina Faso adalah 60% Islam, 20% Kristen dan 20% animisme. Banyak tokoh yang berperan penting dalam pemerintahan dan kemajuan Islam di Burkina Faso. Yousouf Ouedraogo, Menteri Luar Negeri Burkina Faso, termasuk tokoh yang disegani. Islam di Burkina Faso semakin berjaya ketika terjadi kekisruhan di Pantai Gading pada tahun 2002, karena salah satu tokoh kunci pihak oposisi adalah Allasane Dramane Ouattara ditengarai masih keturunan bangsa Burkina Faso, dan beragama Islam serta sangat cerdas. Akibat kekisruhan tersebut, sekitar 350.000 Burkinabe yang mayoritas muslim lari ke Burkina Faso. Ada dua hal yang diperjuangkan oleh ummat Islam di Burkina Faso, pertama adalah mengembalikan kejayaan Islam di tingkat pemerintahan pusat (presiden dan perdana menteri). Kedua, membendung misionaris Kristen yang sangat agresif memurtadkan orang-orang Islam di Burkina Faso, dengan cara mendirikan stasiun radio di seantero Burkina Faso. Sasaran utama mereka adalah suku Fulani, yang dikenal sangat taat memegang teguh ajaran Islam.

The Ahlul Barr Society di Burkina Faso mempunyai peran penting untuk membendung missi Kristen tersebut. El-Hajj Oumarou Kanazae (pengusaha terkenal), Souleymane Kore, Mamadou Sawaidogu maupun Al-Hajj Sakande, adalah sederetan nama muslim Burkinabe yang mungkin berusaha mengibarkan kejayaan Islam di Burkina Faso.

Islam di Burkina Faso, telah dimuat di majalah Amanah No. 61 TH XVIII April 2005 / Shafar – Rabiul Awwal 1426 H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: